Kamis, 08 Maret 2012

PENGENDALIAN SOSIAL


Menurut Peter L. Berger:
Pengendalian sosial adalah berbagai cara yang digunakan masyarakat untuk menertibkan anggotanya yang menyimpang.
}  Pengertian pengendalian social
Pengendalian sosial mencakup segala proses yang direncanakan atau tidak, bersifat mendidik, mengajak, bahkan memaksa warga masyarakat untuk mematuhi norma dan nilai yang berlaku. Pengendalian sosial merupakan suatu cara untuk mengorganisasikan perilaku sosial dan kebudayaan. Sejak lahir sampai mati manusia senantiasa berada dalam pengendalian sosial. 

}  Fungsi Pengendalian Sosial:
·        Mempertebal keyakinan masyarakat terhadap norma sosial
·        Memberikan pujian kepada warga yang menaati norma
·        Mengembangkan rasa malu
·        Mengembangkan rasa takut
·        Menciptakan sistem hukum

}  Sifat Pengendalian Sosial:
·        Pengendalian sosial bersifat Preventif adalah bentuk pencegahan sebelum pelanggaran terjadi. Contoh: guru memberi nasihat kepada murid-muridnya
·        Pengendalian sosial bersifat Represif adalah pengendalian sosial yang bertujuan mengembalikan keserasian yang pernah terganggu akibat pelanggaran. Contoh: menskorsing siswa-siswa yang berulang-ulang melakukan pelanggaran peraturan sekolah

}  Proses pengendalian social
·        Secara persuasif adalah pengendalian tidak dengan kekerasan artinya individu atau kelompok diajak, disarankan atau dibimbing sesuai dengan norma yang berlaku.Contoh TNI menghimbau GAM untuk kembali kepada NKRI.
·        Secara koersif adalah pengendalian dengan cara kekerasan atau paksaan.Contoh polisi pamong praja mengusir pedagang kaki lima dengan paksaan dan kekerasan.
  
}  Jenis pengendalian sosial:
·        Desas – desus atau gosip adalah bentuk pengendalian sosial yang menceritakan orang lain agar orang tersebut malu dan tidak berbuat hal – hal negatif ( persuasif ).
·        Teguran adalah kritik sosial melalui perkataan.
·        Pendidikan dan ajaran agama merupakan sarana yang berperan penting dalam pengendalian sosial. 
·        Hukuman merupakan alat pengendalian sosial yang tegas dan nyata sanksinya serta dianggap paling ampuh.
·        Cemoohan atau ejekan merupakan salah satu cara yang dirasakan sangat menyakitkan bahkan lebih kejam dari hukuman penjara.
·        Ostrasismme adalah membiarkannya bekerja dalam kelompok tetapi tidak menegurnya dan tidak ada yang berbicara dengannya.
·        Fraudulens merupakan pengendalian sosial umumnya terdapat pada anak kecil, contoh berkelahi dengan temanya tetapi memanggil kakaknya.

}  Peran LembagaPengendalian Sosial:
·        Lembaga kepolisian berperan menangkap pelanggar ketertiban umum
·        Lembaga pengadilan berperan menangani perselisihan atau pelanggaran dalam masyarakat
·        Lembaga adat beperan mengendalikan perilaku agar tidak menyimpang. Misalnya:
·        Mode cara berpakaian
·        Tradisi kebiasaan turun-temurun
·        Upacara dipakai pada saat acara-acara resmi
·        Etika adalah sopan santun sesama manusia
·        Folkways (kebiasaan) yang dilakukan oleh masyarakat sehari-hari


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar